Kamis, 15 Desember 2011

Green Design

Green design save our world




Sebagai seorang desiner interior, dalam mendesain kita harus dapat melihat kedepan agar desain tersebut dapat bertahan untuk beberapa generasi, yang disebut dengan sustainable design.





GOAL S:

-   Protect Natural Site
-   Use Land Wisely
-   Reuse Existing Site & Building
-   Reduce Automobile use





PENERAPAN :

-  Kedekatan  dengan Publik Transportation
-  Mengurangi Polusi dengan Tanaman (Sky Garden, Roof Garden, maupun taman di lahan)
-  Ruang    utk   pejalan    kaki   ( Pedestrian )    & Bersepeda ( Bicysle Storage )
-  Penggunaan Teknologi utk     meningkatkan performa    bangunan  dengan   menggunakan alternative   energi.
-  Education for  Occupant ( Live Style )
-  Green Cleaning / Housekeeping Program
-  ISO 14001 utk kontraktor yg akan mengerjakan


ENERGY & ATMOSPHERE

-  Memakai sistem HVAC yang hemat energy
-  Tata lampu dengan sistem automatis/lighting control
-  Pemakaian indirect lamp & adjustable lamp
-  Memasukan sinar matahari seoptimal mungkin agar siang hari tidak perlu menyalakan lampu.
-  Dimungkinkan solar panel untuk menyalakan lampu
-  Memakai lampu hemat energy yang bersertifikat greenlabel



PEMANFAATAN POHON & TANAMAN

-Manfaatkan tanaman untuk menetralkan polutan udara
-Tanaman yang tidak terlalu membutuhkan air yang banyak saat pemasangan dan pemeliharaan
-Tanaman yang mudah perawatannya
-Tanaman sebagai peneduh bangunan



Efisiensi Energi &Refrigeran
Konservasi air
Sumber  & Siklus Material
Kualitas Udara & Kenyamanan Udara
Manajemen Lingkungan Bangunan



LIGHT                         : Ringan dan menggunakan cahaya alami.
MOVEABLE               : Mudah dipindahkan. Perubahan organisasi dan gaya.
MULTI FUNCTION   : Dapat digunakan bermacam-macam fungsi.
TRANSPARENT        : Tembus pandang.
COLORFUL                : Berwarna sebagai Cakra Colour utk Penyembuhan
ENVIRONMENTAL FRIENDLY : Ramah lingkungan.






GREENSHIP
POTENSI  PENGHEMATAN  ENERGI  GEDUNG
BIAYA
LANGKAH-LANGKAH
POTENSI PENGHEMATAN
Biaya Rendah
l Perubahan perilaku
l Mengurangi beban  gedung dg on/of  
  scheduling
l Kalibrasi peralatan
7% - 11%
Biaya Menengah
l Mengganti peralatan dengan yg
  hemat energi
l Sistem pengaturan otomatis
l Memperbaiki kualitas daya
15% - 25%
Biaya Tinggi
l Mengganti seluruh peralatan
l Menggunakan sistem kogenerasi
l Perhitungan kenyamanan normal
25% - 35%

EECCHI *)  :  INTENSITAS  PEMAKAIAN  ENERGY GEDUNG- GEDUNG DI NEGARA TROPIS
BIDANG
TINGKAT  PEMAKAIAN
Sistem tata udara
45% - 75%
Tata cahaya
10% - 20%
Lift  &  Eskalator
2% - 7%


*)   EECCHI  :  ENERGY EFFICIENCY & CONSERVATION
     CLEARING HOUSE INDONESIA


























Tidak ada komentar:

Posting Komentar